Keluarga Dan Kesehatan Reproduksi Perempuan

 Bagaimanapun, ada perbedaan penting antara fertilitas maksimum dengan jumlah maksimum anak yang bisa selamat (anak pernah lahir hidup) (Easterlin, 1978). Sebagai contoh nutrisi dari bayi dan anak yang baik akan dapat memperpanjang periode menyusui sehingga memperpanjang masa nifas dan mungkin menunda awal dari hubungan seksual sampai pembuahan selanjutnya ingin dilakukan. Hubungan dengan lebih dari satu pasangan dapat beresiko menyebabkan sterilitas atau ketidaksuburan melalui penyebaran penyakit kelamin, hal tersebut juga mungkin dapat memperlemah rasa tanggungjawab terhadap perawatan anak sehingga dapat mengurangi tingkat probabilitas hidup si anak. Oleh karena itu memaksimalkan jumlah anak yang selamat tergantung pada jumlah yang optimal bukan pada jumlah yang maksimal untuk sejumlah variabel bebas ; fungsi yang mengkaitkan hubungan antara jumlah anak yang selamat dan variabel bebas tersebut terkadang berbentuk kurva terbalik bukan berbentuk linier.

No Responses

Leave a Reply